Biden vs Trump – Mana yang Pro Bitcoin?

4

Bitcoin kembali terbang tinggi kala berhasil bikin resistance di 11K jebol, tepat sesaat Presiden Trump keluar dari karantina dan mengajukan rekor stimulus. Pertayaannya adalah siapakah capres yang bersumbangsih positif pada Bitcoin kelak?

Tidak dipungkiri bahwa regulator di AS sedang gencar untuk melakukan pelemahan terhadap Bitcoin. Salah satunya dengan ditangkapnya co-founder Bitmex, Samuel Reed.

Dengan adanya peristiwa tersebut, dua kandidat presiden ini, Joe Biden dan Trump, dimana akan berlangsung di November, mengingatkan bahwa akan ada peran penting pemerintah dalam menyikapi Bitcoin.

Sayangnya, dalam debat perdana bulan lalu belum ada debat mengenai itu.

Trump: Kripto itu Angin doang

Sebagaimana di tulisan saya sebelumnya tentang Trump dari sisi John Bolton, Trump memang bukan fan dari Bitcoin karena dia tahu Bitcoin akan menjadi ancaman bagi US Dollar dengan menyebut bitcoin “out-of-thin-air”.

Bahkan, ini bertambah parah. Menurut Zenledger, terdapat pajak khusus untuk kripto, diajukan Trump melalui proposal untuk mengontrol investigasi kriminal kripto ke badan intelejen, dengan budget propasal 4.8 Triliun USD.

Report tersebut, melabel kripto sebagai ancaman untuk keamanan nasional AS. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hal tersebut dari pemerintah AS.

Biden Pro Bitcoin?

Di sisi lain, Joe Biden sejauh ini lebih cenderung kepada Bitcoin. Ia juga mendukung teknologi dan inovasi finansial meskipun Biden belum secara publik terhadap Bitcoin dan Kripto. Action nya memberikan petunjuk-petunjuk tertentu.

Menurut The Hill, pada tahun 2016, kampanye Biden mulai menerima Bitcoin sebagai donasi. Partai Demokrat menerima 100 Dolar per donasi dalam Bitcoin, mewajibkan kontributor untuk mengidentifikasi diri mereka sendiri menggunakan formulir dan alamat dompet mereka.

Namun, ketika akun Biden diretas bersama influencer lainnya beberapa bulan lalu, Ia mngklarifikasi bahwa ia tidak memiliki Bitcoin sama sekali. dalam sebuah twit.

Sejauh ini memang Ia tidak bicara buruk tentang kripto, dimana menjadi nilai jual bagi voter yang notabene para milenial dengan legal standingnya.

Kesimpulannya, Trump bisa jadi akan memiliki perpektif negatif pada Bitcoin, tanpa indikasi untuk mengubah opininya. Namun, Biden lebih favorit untuk menjadi lebih cenderung kepada Bitcoiner. Pandangan tersebut selaras dengan etos kripto, regulasi diselenggarakan namun tidak sentral bagi pemerintah.

Bulan depan sangat decisive buat Bitcoin ke depan.

JOIN TELEGRAM BITCOIN INDONESIA
(GRATIS SINYAL TRADING)