Bedanya Trading Bitcoin dan Saham

1

Hallo Trader, Nah ada beberapa temen saya yang bertanya, apasih perbedaan trading saham dibandingkan dengan trading bitcoin, daripada saya jawab satu persatu, mending saya tulis aja ya. barangkali ada dari temen temen yang juga masih belum paham seperti apa saja perbedaanya. dan langsung aja deh kita bahas beberapa perbedaan trading saham bursa efek dibandingkan trading bitcoin dan cryptocurrency.

Waktu / Jam Buka Perdagangan antara Saham dan Crypto

di Saham untuk sesi perdagangan hanya terbatas, dalam 1 hari ada 2 sesi perdagangan antara lain seperti dibawah ini

Seperti gambar diatas, ada 2 sesi perdagangan dari hari senin sampai jumat, lalu hari sabtu dan minggu sesi tutup. artinya kita tidak bisa transaksi diluar jam perdagangan tersebut. untuk bisa melakukan jual beli saham, kalian wajib bikin akun saham dulu, atau sering disebut RDN (Rekening Dana Nasabah) melalui perusahaan Sekuritas. di indonesia ada banyak perusahaan sekuritas yang menyediakan pembuatan akun saham online. salah satunya adalah Ajaib Sekuritas. Kalian bisa langsung download aja aplikasinya lalu daftar dan bikin akun saham disana.

Nah Yang tertarik daftar, Bisa masukin kode refferal saya juga biar dapet saham gratis dari ajain. Masukan aja kode saya domp941

Sedangkan pada market bitcoin atau cryptocurrency tidak ada batasan sesi transaksi, kita bisa melakukan aktivitas jual beli kapan saja selama 24 jam sehari 7 hari seminggu . jadi kapanpun anda pengen beli atau jual Bitcoin atau crypto lainya kalian bisa melakukanya.

Untuk Melakukan Jual beli Bitcoin dan cryptocurrency lainya. kalian harus mendaftar di salah satu exchange cryptocurrency. exchange ini di dalam saham ibaratnya seperti sekuritas. dan berikut ini adalah salah satu exchange crypto yang sudah teregulasi di indonesia Seperti Tokocrypto , Pintu , Indodax dll. atau mungkin bisa transaksi di Exchange Global Terbesar seperti Binance

Peraturan Pergerakan Harga

Pada Saham, ada istilah Auto Reject Atas dan Auto Reject Bawah, yang artinya dimana jika kondisi suatu emimen bergerak hingga 35% keatas, maka secara otomatis saham tersebut akan tidak bisa di transaksikan pada sesi tersebut. ini disebut ARA (auto reject atas) begitu pula sebaliknya ketika saham hanganya turun sebesar 7% maka saham tersebut akan tidak bisa lagi diperdagangkan pada sesi tersebut (auto reject bawah)

Berbeda dengan crypto, pergeraham harga bitcoin dan altcoin tidak ada batasan seperti di saham, maka yang terjadi adalah, ada beberapa altcoin yang memiliki kapitalisasi pasar lebih rendah dari BTC , terkadang bisa naik 100% atau 150% dalam sehari. begitu pula sebaliknya terkadang ada pula yang turun harganya hingga minus -50% dalam beberapa jam.

Nah secara gambaran besar mungkin 2 perbedaan ini sudah bisa menggambarkan bagaimana perbedaan trading di saham dengan trading di crypto atau trading bitcoin. sebenarnya ada banyak lagi perbedaan yang bisa kita temukan antara saham dan crypto. mungkin nanti akan saya bahas lagi di artikel lainya.

semoga bermanfaat.

DAFTAR DI BINANCE (Platform Trading Bitcoin Terbesar di Dunia)

JOIN TELEGRAM BITCOIN INDONESIA
(GRATIS SINYAL TRADING)