3 Alasan Bitcoin Kembali ke 300 Juta Dalam Kurun Waktu 12 Bulan

6

Bitcoin telah melewati Resistance 10,5k setelah beberapa kali hampir setahun berkutat di area tersebut. Setelah melewati itu, Bitcoin telah memasuki fase dimana target resistance terbesar 12k, 14k dan 20k.

Apalabila semua terlewati, para partisipan baru mulai melirik Bitcoin dan Siklus Bubble kembali terulang. Untuk itu, menarik untuk di bahas 3 Alasan utama Bitcoin akan kembali ke 300 Juta.

Stock-To-Flow Model

Model yang dicetus seorang anonim Plan-B ini, menjelaskan bahwa perhitungan harga Bitcoin sesuai model scarcity-nya. Maksudnya, Bitcoin yang tergolong langka hanya dan tidak bisa diproduksi lebih, menjadikan Bitcoin sebagai aset yang valuable.

Source: lookintobitcoin.com

Total Bitcoin yang ada (21 Juta) dibagi total produksi Bitcoin per tahun (3300 ribu). Artinya, index sebesar 55.92 yang bukan hanya menghantarkan Bitcoin ke 300 Juta, namun bisa ke 1 Miliar dalam dua tahun ke depan. Jika dibandingkan dengan marketcap emas yang sudah mencapai triliun dollar, akan susah menggerakkan harga pasarnya mengingat indexnya hampir menyaingi emas (62).

Hyperinflation

Dua hari yang lalu, Presiden The Fed Jerome Powell mengumumkan Jumat (28/8) kemaren bahwa mereka akan mengatur ulang cara mereka mengkalkulasi inflasi. Belum pasti metrics yang digunakan apakah masih menggunakan CPI (Consumer Price Index) atau menggunakan metrics baru.

Dalam pengumuman tersebut sendiri Bitcoin sempat pump & dump hanya dalam kurun waktu 5 menit.

Perlu dicatat, semenjak covid-19 berlangsung, The Fed telah mencetak banyak uang untuk menyelamatkan ekonomi, melalui stimulus dan Bailout. Dampak hyperinflation tidak bisa dipungkiri lagi karena sirkulasi uang sudah terlalu luas dan masyarakat tidak seproduktif pre-lockdown. Tidak ayal bahwa lambat laun akan menghilangkan kepercayaan pada FIAT dan membuat harga Bitcoin melesat.

DeFi Hype

DeFi (Decentralised Finance) adalah teknologi ekonomi open-source yang dibangun di atas blockchain Ethereum, dimana setiap orang punya hak yang sama dalam proses staking-nya.

Use case yang diimplementasi pun bermacam-macam. Ada teknologi oracle (LINK, BAND, DOS), Derifatif (SNX, BAL), Lending (LEND, COMP), Yield Farming (YFI, YFII) dan Corporate (UBT).

Mengingat hype yang terjadi di 2017 adalah tentang ICO (Initial Coin Offering) dimana setiap orang bebas meng-issue token mereka sendiri dan di atas blockhcain Ethereum, bukan tidak mungkin DeFi hype akan membawa Bitcoin ke 300 Juta karena koin yang di issue setidaknya memiliki komunitas yang menjadi staking-pool yang membuat project itu valuable.

JOIN TELEGRAM BITCOIN INDONESIA
(GRATIS SINYAL TRADING)